Saturday, 20 May 2017

rekom modul 5 riset operasi

PEMECAHAN MASALAH YANG FORMULASIY
BERBENTUK STANDAR DENGAN METODE SIMPLEKS
l
A.FORMULASI MASALAH
Cara dan bentuk formulais masalah ke dalam persamaan dan pertidak samaan linier adalah sama.

B.LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN OPTIMAL DENGAN METODE SIMPLEKS
Langkah-langkah awal dalam pemecahan masalah adalah formulasi masalahy sama dengan metode grafik.

1)      Langkah 1: Mengubah fungsi tujuan
Fungsi  tujuan di ubah sedemikian rupa sehingga semua variable yg belum diketahui nilaiy berada disebelah kiri tanda sama dengan (=),

2)      Langkah 2 ; Mengubah Batasan –Batasan
Semua batasan yang mula-mula bertanda lebih kecil atau sama dengan ( diubah menjadi tanda  persamaan (=).

3)      Langkah 3 ; Menyusun Persamaan –Persamaan dalam Tabel
Persamaan-persamaan diatas kemudian kita masukan dalam table simpleks.
Table 5.1
Table simpleks dalam bentuk symbol

V.D
Z
   .  .     
NK
Z
1
C    c   .  .  0    0   0   .      0                       0
a    a   .  . a      1  1   .       0                      0
a    a   .  .   a    0   1   .       0                      0
.      .   .  .     .    .    .    .       .                      .
a   a    .   .    a   0   0     .      1                    b
S
0   
S
0
.
.
S
0

NK ;nilai bagian dari kanan tiap persamaan.
V.D. ;variable dasar .maksuty ,nilai variable tercantum dalam kolom yang paling kanan yaitu pada kolom NK.
Table 5.2
Tabel simpleks pertama untuk masalah produksi PT Kembang arum
V.D.
Z
X1
X2
S1
S2
NK
Z
1
-3
-4
0
0
0
S1
0
2
1
1
0
6000
S2
0
2
3
0
1
9000

Batasan bahan baku A masih utuh 6000 kg belum digunakan (S1=6000).Batasan bahan baku B masih utuh 9000 , belum digunakan (S2 = 9000) .aktivitas produk pertama dan kedua belum dilaksanakan /dihasilkan.sumbangan terhadap laba belum ada [Z=0].

4)      Langkah 4 ; Memilih Kolom kunci
Kolom kunci adalah kolom yang merupakan dasar untuk mengubah /memperbaiki tabael di atas.
Agar lbih cpat memperoleh pemecahan optimal ,pilih lah kolom yang pada baris Z mempunyai nilai negative terkecil [yang paling negative].

Table 5.3
Memilih kolom kunci
V.D.
Z
X1
X2
S1
S2
N.K.
Z
1
-3
-4

0
0
0
S1
0
2
1

1
0
6000
S2
0
2
3
0
1
9000
  Selama dalam baris Z masih terdapat bilangan negative,table itu masih bisa diubah dan diperbaiki.
5)      Langkah 5 ;Memilih baris kunci
Baris kunci adalah baris yg merupakan dasar untuk mengubah/mengadakan perbaikan.

Indeks = Nilai pada kolom N.K. / Nilai pada kolom kunci



Tabel 5.4
Memilih baris kunci
V.D.
Z
X1
X2
S1
S2
N.K.
Z
1
-3
-4

0
0
0
S1
0
2
1

1
0
6000
S2

0

2

3

0

1

9000


Indeks ;
·         6000/1 = 6000
·         9000/3 =3000

6)      Langkah 6 ; Mengubah nilai baris kunci
Mula-mula yg diubah adalah nilai –nilai baris kunci dengan membagi semua angkay dengan angka kunci.semua angka pada baris itu kunciy kita bagi 3.

Table 5.5
Mengubah niali –nilai baris kunci
V.D.
Z
X1
X2
S1
S2
N.K.
Text Box: 1Z
1
-3
-4

0
0
0
S1
0
2
1

1
0
6000
S2
0
2
3

0
1
9000
Z
1


Text Box: 2S1
0

X2
0

2/3
1
0
1/3
3000



7)      Langkah 7 ; mengubah nilai-nilai di luar baris kunci
Dapat di hitung dengan rumus ‘
·        

·         Untuk baris Z pada table diatas dapat di hitung sebagai berikut ;

          [ -3    -4   0    0        0 ]
                            -(4)    [2/3     1    0    1/3  3000 ]
 [ -1/3    0    0     4/3   12.000  ]

Untuk baris batasan pertama  dapat dihitung ;

          [ 2        1       1        0        6000  ]
-(1)    [2/3      1       0        1/3     3000 ]
  
          [4/3       0       1       -1/3     3000  ]

Kemudian dimasukan dalam table

Table 5.6
Tabel 1 nilai lama dan table II nilai baru [setelah diperbaiki sekali ]

V.D.
Z
X1
X2
S1
S2
N.K.
Z
1
-3
-4

0
0
0
Text Box: 1S1
0
2
1

1
0
6000
S2

0

2

3

0

1

9000


Text Box: 2Z
1
-1/3
0
0
4/3
12.000

S1
0
4/3
0
1
-1/3
3000

X2
0
2/3
1
0
1/3
3000




8)      Langkah 8 ;melanjutkan perbaikan
Selama ada nilai Z ulangilah langkah perbaikan mulai dari langkah ke-3 sampai dengan langkah ke -7.semua angka pada baris batasan pertama dibagi 4/3.

1   0    ¾    -1/4    2.250

Nilai baru dari baris Z menjadi ;

                  [-1/3      0       0     4/3      12.000  ]
-{-1/3}       [1           0      ¾     -1/4      2.250   ]
 


                  [ 0           0      ¼       5/4      12.750  ]
  Nilai baru baris batasan pertama menjadi ;


                  [ 2/3      1       0     1/3      3.000  ]
-{2/3}       [1           0      ¾     -1/4      2.250   ]
 


                  [ 0           0     -1/2      1/2    1500  ]

Tabel 5.7
Lanjutan perbaikan table 5.6

V.D.
Z
X1
X2
S1
S2
N.K.
Z
1
-3
-4

0
0
0
S1
0
2
1

1
0
6000
S2

0

2

3

0

1

9000


Z
1
-1/3
0
0
4/3
Text Box: indeks12.000

iS1
0
4/3
0
1
-1/3
Text Box: 2.2503000

X2
0
2/3
1
0
1/3
Text Box: 45003000

Z
1
0
0
1/4
5/4
12.750
X1
0
1
0
3/4
-1/4
2250
X2
0
0
1
-1/2
1/2
1500
Pada bagian III table diatas ,ternyata baris Z sudah tidak memiliki nilai negative lagi yg berarti table ini sudah optimal.

C.KETENTUAN-KETENTUAN TAMBAHAN
1.      Terdapat dua atau lebih nilai negative terkecil {paling negative } pada baris Z
·         Kalua dalam baris Z terdapat beberapa nilai negative terkecil ,kita bisa memilih salah satu dari kolom yg nilaiy  paling negative ,mana pun boleh ,meskipun kolom kunci dan langkah penyelesaiany berbeda,hasily akan sama saja.
2.      Terdapat dua baris atau lebih yg memiliki indeks negatifvterkecil
·         Kalua terdapat dua baris yg memiliki indeks terkecil ,boleh dipilih salah satu dari itu sebagai baris kunci yg nanti hasil optimaly akan sama saja meskipun langkahy berbeda.
3.      Multi optimal solutions
·         Terjadi multiple optimal solutions apabila ada dua atau lebih alternative pemecahan yg memiliki nilai Z optimal sama.dengan kata lain terdapat dua atau lebih jawaban optimal.
D.PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN DARI BENTUK STANDART
1.Fungsi tujuan bersifat meminimumkan nilai Z
·         Kalua tujuan meminimumkan nilai Z ,harusy kita ubah menjadi memaksimumkan,untuk mengubah dikalikan nilai {-},jadi meminimumkan nilai positify sama dengan memaksimumkan nilai negatify.
2. Batasan bertanda sama dengan {=}
·         Kalua suatu batasan bertanda sama dengan dan kalua langsung dimasukan pada table ,itu akan mengalami kesulitan karena batasan tersebut tidak memiliki variable dasar.oleh karena itu harus diberi tambahan suatu variable,yaitu artificial variable yg biasay diberi symbol R.nilai dari variable ini {R } sebesar 0 sehingga tidak akan berpengaruh terhadap hubungan bagian dari kiri dengan bagian kanan tanda sama dengan,namun kalua R suadah ditambahkan pada suatu batasan harus ada pencantum M pada artificial variable itu dibaris Z.M adalah bilangan yg besary sekali,tetapi tidak tak terhingga sehingga M + M =2M,
3.Batasan dengan tanda lebih besar atau sama dengan { ,kita beri slack variablae yg bertanda negative karena kelebihan dibagian kiri tanda persamaan di tamping dalam –S sehingga bisa menjadi persamaan.

ANALISIS SENSITIVITAS
A,marginal value
Pada table optimal suatu masalah dengan metode simpleks,dikenal dengan marginal vale,yaitu nilai baris Z pada kolom slack variable.
Contoh persamaan ;
Fungsi tujuan ;       maksimum Z =3+  4
Batasan-batasan ;   {1} 2 + 
                                  {2} 2 + 3  
                                  {3}   0 ; 

Jawaban optimal ;
Table 5.20
Jawaban optimal
VD
Z
X1
X2
S1
S2
NK
Z
1
0
0
1/4
5/4
12.750
A1
0
1
0
¾
-1/4
2250
X2
0
0
1
-1/2
1/2
1.500
 = 2.250  =1.500                                                            Z= 12.750
Marginal value input pertama sama dengan bilai s1 pada baris Z =1/4 berarti,kalua nilai kanan kendala petama ditambah satu unit,nilai Z bertambah dengan ¼ atau 0,25 kalau tambahy 10 unit,nilai Z akan bertambah 10{1/4}=2,5 sementara itu value input ke dua sebesar 5/4 itu sama dengan nilai s2 pada baris Z,artiy kalua kendala kedua di longgorkan satu unit,nilai Z akan bertambah dengan 5/4 atau 1,25 marginal value ini sering juga disebut shadow price.
B.MENCARI NILAI OPTIMAL BARU SETELAH PERUBAHAN
Apabila terjadi perubahan nilai kanan suatu kendala ,nilai optimal baru dapat dicari dengan dasar table optimal,tanpa mengulangi proses perhitungan dari depan.
1.      NK baru baris  I = NK lama – nilai kolom I {tambahan ▲I }

PENGGUNAAN  QM for  windows untuk mengerjakan masalah yang sebelumy dikerjakan dengan metode simpleks .

Setelah data dimasuk kan dan enter atau windows,akan keluar tawaran,
Cascade
Tile
Edit data
1.       Linier programming result
2.       Ranging
3.       Solution list
4.       Iterations
5.       grph


Kalua dipilih linier programming result ,akan dihasilkan jawaban optimal ,baik x1,x2 ….   Dan seterusy maupun nilai Zoptimal.kalau dipilih iterations,akan keluar table pertama sampai terakhir{optimal }.

METODE PENELITIAN SOSIAL 1

1.Cobalah Anda rumuskan judul penelitian yang paling cocok untuk dijadikan sebagai suatu penelitian sosial.
2.tentukan mana variabel dependent (variabel tergantung/terikat) dan variabel independent (variabel bebas) yang dapat Anda identifikasi dari masalah di atas.
3.Coba tentukan jenis penelitian yang paling tepat. Jelaskan alasan anda. 
4. Jelaskan mana populasi dan sampelnya. 
5. Tentukan teknik pengambilan sampelnya. Jelaskan alasan anda.
Jawab ;

1.Judul  penelitian “Pengaruh Tayangan Televisi terhadap Prestasi Siswa di SD Negeri 1 Mulyorejo”
2.a. Variabel dependent               : prestasi
    b. Variabel independent            : tayangan televisi
3.  Penelitian yang paling tepat untuk kasus di atas adalah untuk mengetahui secara intensif mengenai pengaruh lingkungan (tayangan televisi) terhadap individu atau kelompok (para siswa SD).
4.    a. Tujuan penelitian
·         Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tayangan televisi terhadap prestasi para siswa di SD Negeri 1 Mulyorejo.
       b. Pendekatan
·         Penelitian kasus dan penelitian lapangan.

5.teknik pengambilan sampel secara langsung karena kepala sekolah meneliti data yang sudah ada pada jumlah seluruh siswa yang ada di sekolahan tersebut.

TUGAS 1 MANAJEMEN RESIKO


Silakan teman-teman membaca modul 3 kegiatan belajar 2 Pengendalian risiko.

Langkah ketiga dari program manajemen risiko adalah memilih teknik yang tepat untuk menangani kerugian. Jelaskan metode-metode yang digunakan untuk menangani kerugian potensial.
Jawab ;
Metode-metode dalam menangani kerugian
 Upaya untuk menanggulangi risiko harus selalu dilakukan, sehingga kerugian dapat dihindariatau diminimumkan. ada beberapa cara yang dilakukan untuk meminimumkan risiko kerugian, antara lain adalah :
 a.Melakukan pencegahan dan pengurangan kemungkinan terjadinya peristiwa yang menimbulkan kerugian. Contoh : memagari mesin-mesin untuk menghindari kecelakaan kerja.
b.Melakukan retensi, aryinya mentoleril yaitu membiarkan terjadinya kerugian dan untuk mencegah terganggunya operasi perusahaan akibat kerugian tersebut disediakan sejumlah dana untuk menanggulanginya. Contoh : pos biaya lain-laindalam anggaran perusahaan.
c.Melakukan pengendalian terhadap risiko. Contoh : melakukan perdagangan berjangka untuk menanggulangi risiko kelangkaan dan fuktuasi harga bahan bakuyang diperlukan.
d.Mengalihkan/memindahkan risiko kepada pihak lain, yaitu dengan caramengadakan kontrakpertanggunganasuransi! dengan perusahaan asuransi terhadap risiko tertentu, dengan membayar sejumlah premi asuransi yang telah ditetapkan, sehingga perusahaan asurnsi akan mengganti kerugian bila betul terjadi kerugian yang sesuai dengan perjanjian.
Cara untuk mengendalikan kemungkinan kerugian potensial :
v  Menghindari kemungkinan terjadinya peril
v  Mengurangi kesempatan terjadinya peril
v  Memindahkan kerugian potensial kepada pihak lain (mengasuransikan)

v  Menerima dan memikul kerugian yang timbul ( meretensi )

Friday, 19 May 2017

RISIKO

PENGERTIAN RISIKO

A.risiko objektif didefinisikan sebagai variasi relatif dari kerugian aktual dari kerugian yang diperkirakan.

resiko subjektif adalah ketidakpastian yang didasarkan pada kondisi mental seseorang atau keadaan pikiran.
contoh ; seorang pemabok berat mungkin akan dengan bodoh mencoba menyetir sendiri untuk pulang kerumah.pengemudi ini mungkin bimbang bisakah dia sampai dirumah dengan selamat tanpa ditangkap polisi karena mengemudi dengan mabuk.kebimbangan ini lah yang disebut risiko subjektif.

>KEMUNGKINAN TERJADIY KERUGIAN

1,probabilita objektif
 frekuensi hubungan jangka panjang dari suatu peristiwa yg didasarkan pada asumsi dari jumlah yang tidak terbatas dari observasi dan tidak ada perubahan dari kondisi yg mendasari.

2.probabilita subjektif
perkiraan kepribadian seseorang dalam kesempatan terjadiy kerugian,kebutuhan subjektif tidak serupa dengan probabilitas objektif.

PERBEDAAN KEMUNGKINAN TERJADIY KERUGIAN DENGAN RESIKO

kemungkinan terjadiy kerugian dapat dibedakan dari resiko objektif.kemungkinan terjadiy kerugian adalah probabilitas suatu peristiwa yg menyebabkan terjadiy kerugian.risiko objektif merupakan variasi relatif kerugian aktual dari kerugian yg diperkirakan.kemungkinan terjadiy kerugian mungkin serupa untuk kelompok yg berbeda tetapi resiko objektif mungkin cukup berbeda.

PERIL DAN HAZARD

1.peril adalah sebagai penyebab kerugian
2.hazard adalah kondisi yg menimbulkan atau meningkatkan kesempatan terjadiy kerugian ,

   >physical hazard adalah kondisi fisik yg meningkatkan kesempatan terjadiy kerugian.
     contoh ; jalan yang licin akan meningkatkan kemungkinan terjadiy kecelakaan mobil.

  > moral hazard adalah ketidak jujuran atau perilaku yg kurang baik pada seseorang yg    meningkatkan frekuensi atau kerugian yg hebat.
      contoh ;pemalsuan kecelakaan untuk mendapatkan asuransi ,pengajuan tuntutan yang curang ,memperbanyak jumlah tuntutan,dan dengan sengaja membakar barang dagangan yang tidak terjual yg diasurasikan.

   > morale hazard adalah kecerobohan atau kelailaian terhadap kerugian karena aday asuransi.

KATEGORI DASAR RISIKO

katageri utama resiko adalah
1.risiko murni dan spekulatif
   adalah suatu situasi dimana hanya ada kemungkinan terjadiy kerugian atau tidak terjadiy kerugian.satu- satuy akibat yg mungkin adalah kerugian dan murni.
  contoh ; biaya medis yang besar,kematian dini
2,resiko fundamental dan khusus
   adalah resiko yang mempengaruhi seluruh perekonomian atau sejumlah besar orang-orang atau kelompok-kelompok dalam kehidupan ekonomi.
   contoh ; inflasi yg tinggi , putaran pengangguran.

JENIS-JENIS RESIKO MURNI

1.risiko pribadi
   adalah  risiko-risiko yang mempengaruhi individu-individu secara langsung dengan melibatkan kemungkinan kerugian yg menyeluruh atau pengangguran pendapatan, pengeluaran ekstra dan penepisan modal keuangan.

ada 4 resiko pribadi
1,resiko kematian dini
2.resiko dari pendapatan yg tidak mencukupi selama pensiun
3.resiko kesehatan yg kurang baik
4.resiko dari pengangguran

2.resiko harta benda
seseorang yg memiliki harta akan dihadapkan pada resiko kerusakan harta benda mereka atau kerugian dari berbagai macam penyebab.
a,direct loss
  adalah kerugian keuangan yang diakibat kan dari kerusakan fisik,
 contoh,sebuah rumah yg hancur karena terbakar

b.inderect atau consequential loss
  inderect loss adalah kerugian keuangan yang diakibatkan secara tidak langsung dari peristiwa          kerusakan fisik langsung atau kerugian pencurian.

 biaya ekstra adalah tipe lain dari kerugian tidak langsung atau consequentiql.

3.risiko pertanggungjawaban
  adalah tipe penting lain dari resiko murni yg harus dihadapi seseorang

RISIKO DALAM MASYARAKAT

Risiko memiliki tiga pokok beban dalam masyarakat ;
1.ukuran dari dana darurat yang harus disisihkan
2.masyarakat dipisahkan dari beberapa barang dan jasa yg dapat berperan mengurangi kerugian
3.kekuatiran dan ketakutan.

1.Dana darurat yang besar
adalah bijaksana untuk mengumpulkan dana sampingan untuk keadaan darurat.
2.Kerugian dari Beberapa Barang dan Jasa
beban kedua dari risiko yaitu masyarakat dipisahkan dari beberapa barang dan jasa yg dapat berperan mengurangi risiko
3.kekhawatiran dan ketakutan
beban terakhir dari risiko adalah kekhawatiran dan ketakutan pada saat akan memulai suatu akivitas.

A.METODE DALAM MENANGANI RISIKO

1.Menghindari Kerugian
  menghindari adalah salah satu cara untuk menangani risiko.

2.Mengontrol Kerugian
  mengontrol kerugian adalah metode penting lainy untuk menangani risiko.
  a.mencegah kerugian
    untuk mengurangi probalitas dari kerugian agar frekuensi dari kerugian dapat dikurangi.
  b.mengurangi kerugian
    usaha untuk mengurangi kerugian secara tepat dapat mengurangi frekuensi terjadiy kerugian,sebelum kerugian itu benar-benar terjadi.

3.Retensi
  merupakan metode ketiga dalam mengenai risiko.
  a.Retensi aktif
    diaktifkan individu secara sadar mengetahui akan risiko dan dengan bebas merencanakan untuk mempertahankan seluruh atau bagian dari hal tersebut.
b.Retensi pasif
  dapat juga ditahan dengan pasif.risiko tertentu mungkin tanpa diketahui dipertahankan karena ketidak tahuan,pengabaian atau kemalasan.

4.Transfer Nonasuransi
   adalah teknik lain untuk penanganan risiko.
  a.perpindahan risiko dengan kontrak
   risiko yg tidak dikehendaki dapat ditransfer dengan kontrak.
  b.Hedging risiko harga
   merupakan contoh lain dari perpindahan risiko .
  hedging adalah suatu teknik untuk memindahkan risiko dari fluktuasi harga yg tidak menguntungkan kepada spekulator dengan perjanjian membeli dan menjual dimasa yg akan datang pada suatu bursa yg terorganisasi,seperti chicago Board of trade atau New york stock Exchange.
 5.Asuransi
Adalah metode yang paling praktis untuk menangani risiko utama.

SUMBER-SUMBER DARI INTERNET [SITUS] 

1.ARIA WEB adalah
situs Dari asosiasi resiko Amerika Dan asuransi. 
aria adalah asosiasi perkumpulan yg pertama dari lulusan dan profesional manajemen risiko dan asuransi.

2. federal yang lembaga manajemen darurat [FEMA].
adalah perwakilan federal yang berhubungan dengan bencana alam.
3.insurance lembaga informasi
adalah asosiasi perdagangan yang menyediakan bagi konsumeny mengenai informasi kerugian bencana besar,meliputi angin topan,banjir,gempa bumi.
4.Risk Mail
memperbolehkan orang diseluruh dunia untuk berpartisipasi dalam diskusi "no hold barred ' tidak ada halangan yg mengikat mengenai risiko dan asuransi.
5.Society untuk Analisis Risiko [SRA]
menyediakan forum terbuka bagi seluruh orang yg tertarik pada analisis risiko,meliputi penaksiran resiko.