Wednesday, 8 March 2017

diskusi enam kewirausahaan

Rencana investasi  pada bidang makanan
Untuk menilai rencana investasi terhadap suatu rencana investasi, secara sederhana kita dapat menghitungnya sebagai berikut:
Efisiensi Fisik               =    OUTPUT
                                            MEMASUKKAN
Efisiensi Ekonomis      =      Manfaat ( Keuntungan )
                                          Ongkos yang Dikeluarkan
produk olahan makan industri yang akan saya hasilkan adalah makanan bakso  yang berwarna-warni ,yaitu salah satu jenis makan rakyat berbahan baku daging sapi dan tanpa bahan kimia pewarna yang menggunakan pewarna alami dari kandungan pewarna alami disayuran dan buah-buahan, yang akan diproduksi dalam tahap awal sesuai dengan kapasitas peralatan dan wilayah lokasi pemasaran serta jumlah konsumen yang akan dilayani adalah (1500 bakso pelangi/ porsi) yang dihitung setiap bulan.

A. Bahan Baku :
Bahan baku utama pembuatan bakso adalah daging sapi dengan campuran bahan-bahan baku lain nya, dan dengan menggunakan pewarna alami untuk menghasilkan bakso yang berwarna-warni dengan menjaga kealamian rasa dan warna bakso tersebut, dan jenis bahan baku yang berlimpah akan sangat mendukung untuk mempermudah dalam pembuatan bakso  yang sehat dan alami.

B. Proses Produksi :
Proses produksi pembuatan bakso
(dimisalkan untuk 4 porsi bakso i)
Bahan Bakso :           Bahan Pewarna :
350 gram daging sapi giling  warna hijau dari bayam
50 gram tepung kanji   warna merah dari buah bit
100 ml air es     warna orange dari wortel
1 butir telur
1 siung bawang putih
½ sdt merica
2 sdt garam
Pembuatan Pewarna ;
blender masing- masing sendiri bayam, buah bit, dan wortel campurkan air secukup nya, lalu blender sampai halus, setelah itu disaring pisahkan air dan ampas nya.
Kuah :
½ sdt merica
3 sdt garam
1 liter air
600 gram lutut sapi / tulang sapi
2 batang daun bawang, iris
10 batang kulit pangsit, goreng
150 gram mi kuning basah
10 tahu goreng, sayat sedikit
Bawang goreng secukupnya

Pelengkap:
Kecap manis sedang
Sambal rebus
Bawang goreng
Emping goreng

RENCANA BIAYA
A. Rencana Biaya Usaha
1 Biaya investasi
a. Tempat usaha
- Tanah  200 m² @ Rp 100.000  = Rp 20.000.000,-
- Bangunan   120 m2 @ Rp 400.000  = Rp 48.000.000,-
b. Peralatan
- Kompor gas + tabung gas  = Rp    200.000,-
- Kulkas      = Rp     500.000,-
- blender      = Rp     150.000,-
- Peralatan lain-lain    = Rp   1.000.000,-
c. Biaya promosi    = Rp      100.000,-
Jumlah biaya Investasi      = Rp 69.950.000,-

2 Biaya operasi (per bulan)
-kebutuhan bahan baku  30 x Rp300.000     = Rp 9.000.000,-
-Kebutuhan Bahan Pembantu 30 x Rp  50.000 = Rp 1.500.000,-
-kebutuhan biaya operasional 30 x Rp  30.000 = Rp    900.000,-
-gaji dan upah tenaga kerja 2  x  Rp100.000   = Rp    200.000,-
Jumlah Biaya Operasi       = Rp 11.600.000,-

TOTAL BIAYA        = Rp 81.550.000,-
B Menghitung Harga Jual
- Biaya Operasi Per Bulan        =Rp 11.600.000,-
- Kapasitas Produk         =  1500
- Biaya Per Unit (Rp 11.600.000 : 1500 )     = Rp 7.300,-
- Margin Keuntungan Yang Diharapkan       = 80%
- Harga Jual Produk Per/Unit Rp 7.300 + Rp 5.850 =Rp 13.140,-
- Harga Jual Per/Bungkus         =Rp 15.000,-

C Titik Impas Produksi (Balik Modal)
-Modal       =Rp 81.550.000,-
-Pendapatan Perbulan :
(Rp 15.000 X 1500)     =Rp 22.500.000,-
-Modal Kembali :
(Rp 22.500.000 X  4 Bulan)   =Rp 90.000.000,-


]-->

No comments:

Post a Comment