Rencana investasi pada bidang makanan
Untuk menilai rencana
investasi terhadap suatu rencana investasi, secara sederhana kita dapat
menghitungnya sebagai berikut:
Efisiensi
Fisik
= OUTPUT
MEMASUKKAN
Efisiensi
Ekonomis = Manfaat
( Keuntungan )
Ongkos yang Dikeluarkan
produk olahan makan
industri yang akan saya hasilkan adalah makanan bakso yang berwarna-warni
,yaitu salah satu jenis makan rakyat berbahan baku daging sapi dan tanpa bahan
kimia pewarna yang menggunakan pewarna alami dari kandungan pewarna alami
disayuran dan buah-buahan, yang akan diproduksi dalam tahap awal sesuai dengan
kapasitas peralatan dan wilayah lokasi pemasaran serta jumlah konsumen yang
akan dilayani adalah (1500 bakso pelangi/ porsi) yang dihitung setiap bulan.A. Bahan Baku :
Bahan baku utama pembuatan bakso adalah daging sapi dengan campuran bahan-bahan baku lain nya, dan dengan menggunakan pewarna alami untuk menghasilkan bakso yang berwarna-warni dengan menjaga kealamian rasa dan warna bakso tersebut, dan jenis bahan baku yang berlimpah akan sangat mendukung untuk mempermudah dalam pembuatan bakso yang sehat dan alami.
B. Proses Produksi :
Proses produksi pembuatan bakso
(dimisalkan untuk 4 porsi bakso i)
Bahan Bakso : Bahan Pewarna :
350 gram daging sapi giling warna hijau dari bayam
50 gram tepung kanji warna merah dari buah bit
100 ml air es warna orange dari wortel
1 butir telur
1 siung bawang putih
½ sdt merica
2 sdt garam
Pembuatan Pewarna ;
blender masing- masing sendiri bayam, buah bit, dan wortel campurkan air secukup nya, lalu blender sampai halus, setelah itu disaring pisahkan air dan ampas nya.
Kuah :
½ sdt merica
3 sdt garam
1 liter air
600 gram lutut sapi / tulang sapi
2 batang daun bawang, iris
10 batang kulit pangsit, goreng
150 gram mi kuning basah
10 tahu goreng, sayat sedikit
Bawang goreng secukupnya
Pelengkap:
Kecap manis sedang
Sambal rebus
Bawang goreng
Emping goreng
RENCANA BIAYA
A. Rencana Biaya Usaha
1 Biaya investasi
a. Tempat usaha
- Tanah 200 m² @ Rp 100.000 = Rp 20.000.000,-
- Bangunan 120 m2 @ Rp 400.000 = Rp 48.000.000,-
b. Peralatan
- Kompor gas + tabung gas = Rp 200.000,-
- Kulkas = Rp 500.000,-
- blender = Rp 150.000,-
- Peralatan lain-lain = Rp 1.000.000,-
c. Biaya promosi = Rp 100.000,-
Jumlah biaya Investasi = Rp 69.950.000,-
2 Biaya operasi (per bulan)
-kebutuhan bahan baku 30 x Rp300.000 = Rp 9.000.000,-
-Kebutuhan Bahan Pembantu 30 x Rp 50.000 = Rp 1.500.000,-
-kebutuhan biaya operasional 30 x Rp 30.000 = Rp 900.000,-
-gaji dan upah tenaga kerja 2 x Rp100.000 = Rp 200.000,-
Jumlah Biaya Operasi = Rp 11.600.000,-
TOTAL BIAYA = Rp 81.550.000,-
B Menghitung Harga Jual
- Biaya Operasi Per Bulan =Rp 11.600.000,-
- Kapasitas Produk = 1500
- Biaya Per Unit (Rp 11.600.000 : 1500 ) = Rp 7.300,-
- Margin Keuntungan Yang Diharapkan = 80%
- Harga Jual Produk Per/Unit Rp 7.300 + Rp 5.850 =Rp 13.140,-
- Harga Jual Per/Bungkus =Rp 15.000,-
C Titik Impas Produksi (Balik Modal)
-Modal =Rp 81.550.000,-
-Pendapatan Perbulan :
(Rp 15.000 X 1500) =Rp 22.500.000,-
-Modal Kembali :
(Rp 22.500.000 X 4 Bulan) =Rp 90.000.000,-
]-->
No comments:
Post a Comment