PERANAN BUDGET KAS
DALAM USAHA MENJAGA LIKUDITAS DAN MENINGKATKAN RENTABILITAS PERUSAHAAN
A. Latar
Belakang
Pada umumnya setiap
perusahaan dalam melaksanakan segala aktifitasnya, selalu menginginkan untuk
dapat bekerja dengan efisien mungkin, sehingga dapat memperoleh laba maximum.
Faktor yang mempengaruhi laba maximum dalam perusahaan adalah aktiva lancar.
Menurut Drs. S Munawir (1986:14) aktiva lancar adalah uang kas dan aktiva
lainnya yang dapat diharapkan untuk dicairkan atau ditukarkan menjadi uang
tunai atau dijual periode berikutnya. Tujuan yang akan dicapai didasarkan pada
perkembangan dan pertumbuhan jangka panjang dimasa yang akan datang. Oleh
karena itu diperlukan perencanaan dan pengawasan kas sebagai pedoman dan untujk
bekerja sebaik mungkin demi kelangsungan hidup perusahaan.
Kas merupakan aktiva
lancar yang paling likuid bagi peusahaan atau salah satu modasl kerja yang
paling tingkat likuiditasnya. Jumlah kas yang berlebihan atau sebaliknya
mempunyai akibat negatif bagi perusahaan. Jumlah kas yang kecil akan
mengakibatkan perputaran kas semakin tinggi sehingga perusahan akan memperoleh
keuntungan yang besar. Tetapi suatu perusahaan yang tingkat likuiditasnya
tinggi karena jumlah kasnya besar dan tingkat perputaran kasnya rendah berarti
perusahaan kurang efektif dalam mengelola kas. Dari uraian tersebut di atas
dapat disimpulkan bahwa kas mempunyai peranan penting dalam menjaga kelancaran
operasi perusahaan. Oleh karena itu kas harus direncanakan dan diawasi dengan
baik agar kas tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Perencanaan dan
pengawasan tersebut dapat dilakukan dengan membuat budget kas.
Budget kas merupakan
suatu alat yang bisa digunakan untuk mengatur sebaik-baiknya mengenai aliran
kas masuk (cash inflow) dan aliran kas keluar (cash outflow).
Perusahaan yang ingin tetap eksis di tengah-tengah persaingan maak ia dituntut
untuk selalu menjaga perusahaan agar tetap likuid. Disadari atau tidak
likuiditas sesungguhnya sangat besar sekali pengaruhnya terhadap kepercayaan
pihak ketiga, sebab pihak ketiga mempunyai pengaruh terhadap bonafitas
perusahaan yang biasanya ditentukan oleh kemampuan perusahaan di dalam membayar
hutang-hutangnya yang telah jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar.
Likuiditas merupakan
salah satu faktor yang menentukan sukses tidaknya suatu perusahaan. Likuiditas
dapat menggambarkan tentang keadaan profibilitas suatu perusahaan, karena dapat
melangsungkan hidupnya, suatu perusahaan haruslah berada dalam keadaan
menguntungkan/profitable. Tanpa adanya keuntungan akan sangat sulit bagi
perusahaan untuk menarik modal dar luar. Pemilik perusahaan dan pihak manajemen
akan berusaha meningkatkan keuntungan karena, arti keuntungan bagi masa depan
perusahaan sangatlah penting. Maka dari itu menjaga likuiditas dan meningkatkna
rentabilitas santat penting sekali artinya. Agar seorang manajer keuangan dapat
menjaga kondisi likuiditas yang diinginkan perusahaan dan meningkatkan
rentabilitas maka diperlukan suatu alat bantu yang disebut dengan budget kas (cash
budget). Mengingat bahwa kas di dalam perusahaan sangat diperlukan, maka
dengan alasan itulah diangkat ke dalam karya tulis yang berjudul ‘Peranan
Budget Kas dalam Usaha Menjaga Likuditas dan Meningkatkan Rentabilitas
Perusahaan ’
B. Rumusan
Masalah
Untuk mempertahankan kelangsungan
hidup perusahaan, perlu membuat budget kas dan telah merencanakan penerimaan
kas maupun pengeluaran kas selama periode satu tahun mendatang yang disusun
sedemikian rupa sehigga terbentuklah budget kas pada perusahaan tersebut
terdapat nilai penerimaan kas dan pengeluran kas yang berbeda, sehingga selisih
kas yang berbeda.
Terjadinya jumlah
selisih kas pada budget kas tersebut akan tampak pada saat terjadi defisit kas,
keadaan demikian tentunya harus dipecahkan karena akan berpengaruh pada struktur
keuangan perusahaan. Sedangkan perusahaan berkeinginan untuk tetap menjaga
tingkat likuiditas dan meningkatkan rentabilitas perusahaan. Dalam menghadapi
masalah tersebut perusahaan bermaksud mengambil langkah keuangan dimana langkah
yang diambil nanti tidak merugikan perusahaan.
Dengan memperhatikan
latar belakang masalah yang telah diuraikan maka dapat dirumuskan masalah
sebagai berikut :
- Apakah perusahaan sudah membuat
atau memiliki budget kas yang baik.
- Bagaimana peranan budget kas dalam
menjaga likuiditas dan meningkatkan rentabilitas perusahaan.
C. Pembatasan
Masalah
Karena sangat luasnya
permasalahan yang dihadapi perusahaan dimana faktor-faktor penyebabnya bisa
dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan, maka untuk lebih terarahnya
pembahasan diberikan batasan-batasan masalah sebagai berikut :
- Masalah dititikberatkan pada
pencapaian tujuan jangka pendek.
- Pembahasannya dibatasi pada masalah
intern perusahaan yaitu keungan perusahaan terutama yang berhubungan
dengan budget kas, likuiditas dan rentabilitas.
D. Tujuan
Penelitan
- Untuk mengetahui faktor-faktor yang
akan mempengaruhi likuiditas dan rentabilitas
- Untuk mengetahui aktivitas atau
kegiatan yang ada dalam perusahaan sehingga perusahaan mampu untuk
menjamin kontinyuitas perusahaan.
- Untuk mengetahui hambatan-hambatan
yang ada di perusahaan khususnya dalam bidang keuangan serta berusaha
mencari jalan pemecahannya.
E. Manfaat
Penelitian
Adapun manfaat dari
penelitian adalah sebagai berikut ;
Bagi perusahaan
Memberikan tambahan
informasi bagi manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan yang berkaitan
dengan penggunaan kas sehingga dapat menjaga kondisi likuiditas dan
rentabilitas perusahaan serta dapat tercapainya tujuan yang diinginkan.
Bagi pihak lain
Dapat digunakan untuk
menambah pengetahuan khususnya mengenai budget kas yang digunakan sebagai alat
dalam usaha menjaga likuiditas dan meningkatkan rentabilitas perusahaan.
No comments:
Post a Comment