1.Sebutkan dan
jelaskan 4 karakteristik dasar dalam sistem pengembangan jasa baru!
Jawab ;
·
tidak berwujud (intangibility)
·
tidak dapat dipisahkan (inseparability)
·
bervariasi (variability)
·
dan tidak
dapat disimpan (perishability)
2. Sebutkan dan
jelaskan tahapan dalam pengembangan jasa baru!
Jawab ;
a. Inovasi Tiada
Henti : melakukan inovasi yang berkelanjutan (continue) untuk menciptakan
produk baru.Contoh : Sepeda Motor
b. Produk yang
belum ditawarkan : produk yang belum pernah ditawarkan kepada konsumen (membuat
produk baru).
c. Produk tambahan
dari produk sebelumnya : produk yang sudah ada sebelumnya di kembangkan kembali
agar memiliki variasi manfaatnya. Contoh : Indomie.
d. peningkatan dan
perbaikan : melakukan peningkatan dan perbaikan atas produk yang telah
dimiliki. Contoh : Yamaha Mio, pertama di produksi Mio automatic (standar), setelah itu di
kembangkan lagi menjadi Mio soul, kemudian pengembangan yang terbaru lagi yaitu
Mio J.
e. memposisikan
kembali (repositioning) : menempatkan/memproduksi barang dengan manfaat secara
keseluruhan. Contoh : Sabun cuci sunlight dulu batangan yang kebanyakan dipakai
orang di desa desa, sedang kan di kota sabun tersebut kurang diminati. sehingga
di buatlah sekarang dalam bentuk cair. itu menjadikan orang yang di desa maupun
dikota menggunakan produk tersebut.
f. produk yang
lebih murah : mampu menciptakan produk yang lebih murah dibanding perusahaan
yang sejenis. Contoh : Perusahaan jasa penumpang pesawat Air Asia, memiliki
harga tiket yng lebih murah dibanding lainnya namun itu harus pesan 3 bulan
sebelum hari H di jadwal keberangkatan.
3. Jelaskan
pengertian ketidakpuasan pelanggan dan dampaknya pada perilaku pelanggan!
Jawab ;
Ketidak puasan pelanggan adalah sebuah sikap pelanggan yg
kecewa atau yg tidak puas dengan produk yang digunakannya
atau dibeli.
Dampaknya, pelanggan bisa saja enggan atau jera membeli
produk yang sama.
4. Sebutkan dan
jelaskan dimensi perilaku pelanggan purna penggunaan jasa!
Jawab ;
Konsumen memiliki keyakinan lebih besar bila didasarkan pada
pemakaian produk dibandingkan dari informasi/janji dari iklan.
Hal tersebut secara teoritis dikonfigurasikan ke dalam lima
dimensi perilaku yaitu:
·
Loyalty (kesetiaan kepada perusahaan),
·
2. Switch (keinginan berganti produk),
·
3. Willingness to pay more (kemauan untuk
membayar lebih harga produk),
·
4. External Response to problem (respon ke
eksternal bila menghadapi masalah), dan
·
5. Internal Response to problem (respon ke
perusahaan bila menghadapi masalah).
5. Dari materi
inisiasi 5, ada empat tipe orang yang melakukan komplain (Types of
Complainers), Jika saudara berada dipihak customer servis, bagaimana cara
terbaik yang akan saudara lakukan untuk menangani keluhan pelanggan tersebut?
.1. Mendengarkan keluhan dengan baik
Berikan perhatian Anda secara penuh. Jangan mengerjakan hal
lain. Tuliskan apa yang mereka katakan pada Anda untuk mendapatkan hal-hal yang
spesifik. Pastikan Anda memahami keluhan mereka.
2. Biarkan mereka berbicara
Jangan menyela. Jangan menjelaskan, mempertahankan diri,
atau memberikan penilaian. Mereka tidak peduli dengan terjadi masalah dan
mereka tidak menginginkan cerita versi Anda. Mereka marah dan ingin
melampiaskannya.
3. Meminta maaf
Ini sulit dilakukan terlebih jika Anda bukan yang
menyebabkan masalah. Jika dalam situasi ini Anda meminta maaf, Anda tidak
dipersalahkan karena telah menyebabkan masalah. Anda meminta maaf karena
pelanggan mengalami hal yang tidak menyenangkan. Posisikan diri Anda pada
posisi mereka.
4. Tanyakan pada mereka bagaimana Anda bisa memperbaikinya
Terlalu banyak karyawan yang tidak menangapi baik keluhan.
Hal tersebut membuat pelanggan lebih kesal jika itu bukan yang mereka inginkan.
Nyatanya, mungkin Anda membuat orang lain tersinggung dengan menawarkan diskon.
Cara yang lebih baik adalah menanyakan apa yang mereka inginkan.
5. Yakinkan mereka Anda akan memperbaiki masalah
Karena Anda sudah mendengarkan dan memahami keluhan mereka,
Anda mengerti mengapa mereka kesal. Ambil langkah berikutnya dan yakinkan
mereka bahwa Anda akan mengambil tindakan pencegahan agar tidak terulang
kembali.
6. Berterima kasih
Tanpa feedback dari pelanggan, kita tidak tahu apa yang bisa
kita berikan pada pelanggan. Saat mereka mengatakan bahwa kita gagal mereka memberikan
informasi yang berharga bagaimana kita bisa meningkatkan bisnis kita. Mereka
mengatakan pada kita apa yang perlu dilakukan agar pelanggan kembali lagi.
Jadi, berterimakasihlah atas bantuan mereka.
No comments:
Post a Comment